Jumat, 08 Juni 2012

NOSTALGIA 15 PEMAIN BINTANG PARMA DI ERA PARMALAT

Siapapun setuju bahwa nostalgia dapat membawa inspirasi, motivasi, kegembiraan dan sensasi mendalam bagi kita. Kali ini kami mengajak para pembaca untuk bernostalgia di masa indah kebangkitan Parma di era 90-an. Saat itu Parma mulai menjejakkan kaki di Serie A. Dalam jangka waktu setahun Parma mulai menunjukkan geliatnya di Italia dan Eropa. Hal ini tak lepas dari Sponsorship Parmalat yang mendukung finansial klub dan menguasai 98% saham Parma. Beberapa pemain hebat direkrut dan menjadi bagian inti bagi kesuksesan tim. Tak pelak Parma mendapat julukan 'Fenomena' tahun 90-an. Kami dengan bangga mempersembahkan 15 pemain bintang di era Parmalat ulasan dari Jurnalist York City, Rob Guest. Inilah mereka semua:

1. Lorenzo Minotti

Minotti adalah pemain kunci lini belakang Parma yang mulai membela Parma di Musim 1987 hingga 1996. Ia menjadi saksi perjuangan Parma di Serie B sampai merajai Eropa dalam waktu yang singkat.  Minotti yang ditransfer dari klub Cesena, adalah pemain berdaya adaptasi tinggi terhadap pola permainan musuh, disiplin dan memiliki skill sliding tackle yang diwaspadai pemain lawan. Ia bergabung dengan Parma dan memperoleh ban kapten di lengannya. Penampilannya sangat dominan dan akan selalu diingat saat ia membantu Parma pertama kalinya memenangi kejuaraan Eropa, Winners Cup European Cup di tahun 1993. Kala itu Stadion Wembley menjadi saksi mata saat golnya membuat Parma unggul 3-1 atas Royal Antwerp di laga final. Ia pun meraih tiket membela Tim nasional Italia dan kembali berhasil memenangkan Piala UEFA bersama Parma sebelum akhirnya pindah ke Cagliari. Minotti adalah bagian dari tinta emas sejarah Parma.


Selasa, 05 Juni 2012

KABAR TRANSFER PARMA (5)

Sportsbooks24.net menjadi penyedia informasi terupdate mengenai bursa transfer Parma. Mereka menyertakan persentase pemain berdasarkan kemungkinan pemain tersebut merapat ke Parma. Informasi inilah yang menjadi sumber kami menyebarluaskannya kepada para penggemar Parma di Indonesia. Update transfer pemain ini dimulai pukul 21.00 hingga keesokan harinya. Terima kasih kepada Sportbooks24.net yang telah memberi kita informasi berharga agar tetap merasa dekat dengan perkembangan terkini klub kesayangan kita, Parma.

Sebagian besar pemain Parma yang akan kembali dari masa pinjaman, baru akan datang pada 1 Juli 2012, karena masa pinjaman mereka berakhir pada 30 Juni 2012. Akan tetapi Parma telah memberi sinyal bahwa beberapa pemain yang telah dipinjamkan akan memperkuat tim senior Parma musim depan. Kemudian beberapa pemain yang telah resmi menandatangani kontrak dengan Parma juga baru tiba secara resmi 1 Juli 2012. 

Sementara ini kami dapat menyimpulkan Pemain Resmi Parma Per 4 Juni 2012

Kiper:                                                            
1.Alberto Gallinetta, 20 tahun GK
2. Antonio Mirante, 28 tahun GK
3. Nicola Pavarini,  38 tahun GK
4. Stefano Russo, 23 tahun GK
5. Mirko Pigliacelli, 19 tahun GK
6. Pavol Bajza, 20 tahun GK

Bek:
1. Rolf Feltscher, 21 tahun  C-RB
2. M. Gobbi, 31 tahun LWB
3. A.Lucarelli, 34 tahun C-LB
4. Gabrielle Paletta, 26 tahun CB
5. Andrea Rispoli , 23 tahun RB, RWB, C-RB
6. Stefan Ristovski, 20 tahun RB, C-RB
7. Rafaelle Schiavi, 26 tahun CB
8. Christian Zaccardo, 30 tahun RB, RWB, C-RB
9. Emilio MacEachen, 20 tahun CB
10.Fabiano Santacroce, 25 tahun CB
11.Mario Rui, 20 tahun LWB
12.Paolo Castellini, 33 tahun, LWB 

Pemain Tengah:
1. Danilo Pereira, 20 tahun DM (akan dipinjamkan ke Sporting Lisbon)
2. Alessandro De Vitis, 20 tahun CM
3. Niccolo Galli, 23 tahun CM, RM
4. Danielle Galloppa, 26 tahun DM
5. Abderrazak Jadid, 28 tahun CM,
6. Francesco Modesto,30 tahun LM,LAM
7. Stefano Morrone, 33 tahun CM, DM
8. Nwankwo Obiorah, 20 tahun CM, DM (akan dipinjamkan ke Novara)
9. Francesco Valiani, 31 tahun RM, CM
10.Ze Eduardo, 20 tahun CM, DM
11.Sotiris Ninis, 22 tahun RM, AM
12.Jaime Valdes, 31 tahun LM, CM
13.Jonathan Biabiany, 24 tahun RM ,RWF
14.Omar El Kaddouri, 21 tahun CM
15.Alvaro Ampuero, 19 tahun LM
16.Marco Marchionni, 31 tahun RM
17.Lorenzo Crisetig, 19 tahun, CM

Penyerang:
1. Sebastian Giovinco, 25 tahun, AM, SS
2. Rafaelle Palladino, 28 tahun LWF
3. Graziano Pellè, 26 tahun CF
4. Fernando Marques, 27 tahun RWF
5. Nicola Sansone , 20 tahun LWF
6. Gonzalo Mastriani, 20 tahun, CF
7. Daniel Ciofani, 26 tahun, CF


Senin, 04 Juni 2012

KABAR TRANSFER PARMA (4)


Marco Zambelli
Bursa transfer yang masih akan dibuka hingga 31 Agustus atau sekitar 2 bulan lagi memberikan keleluasaan bagi Parma untuk terus melakukan negosiasi terhadap pemain-pemain yang dianggap sesuai dengan gaya permainan tim saat ini. Jikalau tidak ada perubahan formasi yang digunakan oleh Mr. Donadoni, maka Parma tetap akan memakai 3-5-2 nya. Melihat amunisi musim ini yang sebagian dari jumlah pemain merupakan pemain pinjaman, maka kebijakan menarik kembali pemain yang telah dipinjamkan adalah strategi yang cukup tepat dilakukan. Selain itu tentunya menyiapkan pembelian pemain yang dinilai bisa menggantikan pos-pos yang ditinggalkan. 

Marco sau
Kali ini kabar ketertarikan manajemen Parma mencari Center Back di posisi kanan. Dan pilihan mengarah pada Kapten Brescia, berusia 26 tahun, dia adalah Marco Zambelli. Postur 180 cm menjadikannya cukup tangguh di sektor belakang Brescia. Dari 168 kali penampilannya bersama Brescia, ia hanya semusim mencicipi Serie A. Namun saat diwawancarai tuttomercatoweb, Pria kelahiran Gavardo ini menyatakan kecintaannya pada Brescia dan kebanggaannya adalah membawa Brescia menuju jenjang tertinggi. Hal itu berarti , meskipun kontraknya akan segera berakhir, harapannya adalah tetap membela Brescia. 

Calvano
Marco Sau (24 tahun), sang pencetak 21 Gol dari 36 Pertandingan yang dimainkannya bersama Juve Stabia, menarik perhatian manajemen Parma. Pemain yang masih berstatus milik Cagliari ini telah dipinjamkan ke lima klub Italia yang berbeda di tiap musimnya. Ia berposisi sebagai striker, bertinggi badan 171 cm. Mengingat postur dan posisinya, kemungkinan pemain ini ditargetkan menempati pos second striker yang bakal kosong bila Giovinco jadi dibeli oleh klub lain.


Abero
Satu lagi pemain muda yang didekati oleh Parma untuk bermain di musim depan. Ia adalah Simone Calvano (18 tahun), produk AC Milan yang berpostur 182 cm dan berposisi sebagai midfielder. Debut seniornya adalah ketika Milan menghempaskan Lazio 3-1 di Perempatfinal Coppa Italia lalu. saat ini ia masih memperkuat Primavera Milan.
Rumor baru juga datang dari Gazetto dello Sport yang mengabarkan bahwa Parma sedang mengamati gelandang kiri Nacional Montevidio, Mathias Abero (22 tahun). Pemain berpostur 184 cm ini akan sangat ideal bagi formasi Donadoni, karena ia dapat bermain sebagai wing back kiri sama baiknya dengan posisi gelandang kiri. Satu-satunya permasalahan adalah status non-EU yang ia miliki yang dapat menjadi penghalang kesuksesan negosiasi.

Minggu, 03 Juni 2012

PROFIL SOTIRIS NINIS THE RISING STAR

Sotiris Ninis adalah pemain berkebangsaan Albania-Yunani. Ia lahir di Himara, Albania, 3 April 1990 (22 tahun). Posturnya tidak terlalu besar. Tinggi badannya 173 cm dengan Berat 69 Kg. Ia tergabung di Gianni Pathiakaki Academy of Football saat berumur 10 tahun. Kemudian Apollon Smyrnis, Akademi Sepakbola ternama di Yunani , mencium bakatnya  dan mengajaknya bergabung saat berumur 11 tahun. Ia sempat berlatih selama 2 tahun di sana. Semua pelatihnya kagum atas bakat yang dimiliki Ninis. Akhirnya di saat berusia 13 tahun, ia bergabung dengan tim muda Panathinaikos. Pelatih tim muda Panathinaikos menilai Ninis akan menjadi bintang di masa depan mengingat skillnya yang mumpuni. Dalam profil FIFA , ia diklaim memiliki visi permainan yang hebat, dengan pergerakan yang tak bisa ditebak. Kecepatan yang meledak-ledak. Dan jangkauan tendangan jarak jauh yang 'menakutkan'. Sejak kecil ia selalu menempati posisi sebagai pemain tengah atau dapat juga berposisi sebagai gelandang kanan. 

Setelah mengasah pengalaman di tim muda Panathinaikos, akhirnya pada 22 Desember 2006 (saat berumur 16 tahun) ia dikontrak tim senior Panathinaikos untuk 5 tahun. Selang 2 minggu kemudian saat usianya belum mencapai 17 tahun, Victor Munoz sang arsitek Panathinaikos memberinya tempat di tim utama. Kepercayaan pelatih dibayar dengan penampilan apik sehingga pertandingan versus Egaleo pada 7 Januari 2007 di Olympic Stadium menjadi saksi penganugerahan Most Valuable Player of Matchdaynya. Selanjutnya ia menjadi topik pembicaraan di seluruh Yunani. Talenta baru telah lahir di Panathinaikos. Tak berapa lama setelah pencapaian tersebut, pelatih timnas U-21 Albania memanggilnya untuk memperkuat tim utama negeri kelahirannya itu. Namun pada Februari 2007 ia secara resmi menolak panggilan timnas tersebut dengan alasan ingin mengembangkan karir di

Sabtu, 02 Juni 2012

KABAR TRANSFER PARMA (3)

Bursa transfer Liga Italia Serie A semakin menghangat di tengah isu Calcioscommesse yang santer. Begitu pun manajemen Parma yang tengah membidik beberapa pemain untuk menempati pos-pos penting di musim depan . Berikut adalah detail yang kami kumpulkan hingga awal Juni:

Facundo Parra
Adalah Facundo Parra, pemain Argentina berusia 26 tahun yang saat ini memperkuat Independiente, menjadi bidikan Parma selanjutnya. Setelah Jeremy Perbet yang tenggat waktu negosiasinya hanya tinggal satu minggu lagi dan belum juga menemui kesepakatan. Facundo Parra merupakan penyerang yang cukup menjanjikan, dengan tinggi badan 184 cm ia telah mencetak 23 gol dari 78 kali penampilannya bersama Independiente. Meskipun bukan rekor yang fantastis, namun dengan gaya permainan Parma saat ini, Manajemen menganggapnya pantas dibeli. Parma telah menawarkan harga 1,5 juta euro untuk mendapatkannya. 

Juan Jesus
Setelah sukses dengan peminjaman Jonathan dari inter Milan musim lalu, kali ini Parma dikabarkan akan meminjam satu lagi pemain Inter Milan. Dia adalah Juan Jesus. Pemain Brazil berusia 20 tahun dan bertinggi badan 186 cm yang berposisi sebagai bek tengah ini memang terancam tidak mendapat tempat setelah Inter Milan berencana membeli Julian Velazquez dari Independiente.



Emmanuel Baffour
Parma kembali menyatakan ketertarikan terhadap Striker Ghana Emmanuel Baffour, berusia 23 tahun, yang telah mencetak 21 goal di Liga Primera Ghana bersama klub New Edubiase United. Striker berpostur 182 cm menjadi top skorer liga Ghana  dan pernah dipanggil ke tim nasional Ghana di tahun 2010. Dilihat dari performanya, pemain ni cukup menjanjikan, mengingat pemain Ghana lainnya yaitu Mariga dan Addae tidak kesulitan beradaptasi di Italia.Parma harus bersaing dengan Sevilla, Genk, Bolton, Standar Liege dan Bursaspor.
 
Luca Rigoni
Nama baru pemain bidikan untuk lini tengah Parma, Luca  Rigoni (27) yang saat ini bermain untuk Chievo, Menurut rumor yang dilaporkan oleh Tuttomercatoweb.com, mantan pesepakbola Vicenza ini dibidik juga oleh Torino, yang baru promosi ke Serie A dan Fiorentina. Luca Rigoni saat ii masih terikat kontrak hingga 2015 dengan Chievo. Pemain bertinggi 185 cm ini kemungkinan akan diplot sebagai pelapis Galoppa di lini tengah Parma. Menurut Gazzetta dello Sport kemarin, Parma mengajukan penawaran membeli Jaime Valdes (31) (dari Sporting Lisbon) dan tenggat waktu negosiasi transfer hampir habis bagi striker Jeremy Perbet (27): minggu depan akan diadakan pertemuan antara Parma, Monaco dan Mons . Sementara itu Gonzalo Mastriani dan Alvaro Ampuero yang telah disebutkan di info Calciomercato sebelumnya, dikatakan telah berhasil mencapai kesepakatan harga. Namun belum ada publikasi resmi berapa besarannya.
Stefanos Kapino
Tidak berhenti minat Parma  terhadap Penjaga Gawang, kali ini Parma serius mengadakan penjajakan dengan Kiper muda Panathinaikos yang juga membela Yunani-U19, Stefanos Kapino. Parma mengutus pencari bakat untuk mengamati penampilannya di Yunani-U19 vs Denmark U-19.

Pertemuan di Paris membahas kemungkinan transfer Giovinco (25) dan Borini (21) antara Ancelotti dan Leonardi, berujung pada keputusan PSG menawarkan 35 juta euro untuk separuh hak milik kedua pemain tersebut. Parma mempertimbangkan negosiasi dan akan mengambil keputusan paling cepat pekan depan atau sesudah Euro 2012. Selanjutnya pihak PSG akan bertemu dengan Juventus dan Roma untuk bernegosiasi terhadap separuh hak milik sisanya.

Cristian Cueva
Pietro Leonardi dan Antonello Preiti sebagai manajer Parma tengah berada di Amerika Selatan, mereka saat ini sedang mengamati pemain muda Peru, Cristian Cueva (20). Pemain bertinggi badan 169 cm dengan gaya permainan atraktif yang saat ini berposisi sebagai gelandang tengah Universidad San Martin, juga diincar oleh Udinese dan Catania.

Marco Parolo (27) pemain Italia yang saat ini membela Cesena, berdasarkan Gazetta dello Sport, sedang diincar oleh Parma. Akhir pekan ini utusan dari Parma akan berkunjung ke Cesena dan bertemu dengan pemain ini. Pemain bertinggi 186 cm dengan keistimewaan dapat menggunakan kedua kaki sama baiknya ini, sukses menyuguhkan penampilan yang konsisten sepanjang musim.

Stefan Ristovski
Beberapa pemain yang dipinjamkan ke klub lain menunjukkan perkembangan yang signifikan. Di antaranya adalah Stefan Ristovski (20), Bek kanan kelahiran Macedonia yang menjadi bentang kokoh di Frosinone. Ia dinilai bermain penuh determinasi, sehingga membawa Frosinone bertahan di Prima Divisione-B Italia. Musim depan diperkirakan ia akan kembali ke Serie A karena Parma akan menarik kembali ia dari Frosinone. Begitupun Gianluca Lapadula (22) dan Alessandro de Vitis (20) yang berposisi sebagai pemain tengah. Masing-masing telah dipinjamkan di San Marino dan Modena dan menyuguhkan penampilan apik di sana.



Nicolas Lodeiro (23), pemain berkebangsaan Uruguay berpostur 173 cm yang berposisi sebagai pemain tengah Ajax Amsterdam tengah didekati Parma. Selain Parma, Chievo dan Udinese juga mendekatinya.

Lodei
Pagi tadi manajemen Parma menyatakan tidak akan menjual Gabriel Paletta ke klub manapun karena merupakan bagian vital dalam peroleh sukses musim lalu. Setelah menolak 8 juta euro dari Stuttgart, manajemen berpendapat bahwa sulit mencari sosok pengganti Paletta.

Geliat bursa transfer yang berubah-ubah dan menyajikan kejutan, cukup menarik kita ikuti. Semoga pekan depan kita mendengar bahwa berita ini bukan hanya sekedar rumor, namun menjadi kenyataan.

Semoga musim depan kita melihat Pasukan Parma yang lebih hebat dari musim ini. Forza Parma!!!

Jumat, 01 Juni 2012

BEAUTIFUL FOOTBALL ?

Selamat Sore para fans Parma Indonesia! Apa kabar anda hari ini? Semoga sehat dan dapat berfikir dengan baik. Karena kemerdekaan berfikir adalah hak asasi manusia. Apa yang kita fikirkan adalah rahasia kita dan tuhan. Ia bersentuhan langsung dengan privelege setiap orang. 
Dari berbagai kejadian yang menimpa dunia sepakbola, mungkin kita tidak boleh lupa bahwa ada satu kejadian yang membuat saya berfikir panjang. 

Berita itu terjadi pada awal Agustus 2011 di mana Pemain Sporting Gijon berusia 24 tahun, Javi Poves, secara mengejutkan mengumumkan pensiun dini dan meninggalkan dunia sepak bola. Tak hanya pensiun, Poves juga mengembalikan gaji dan kunci mobil yang diterimanya sebagai bonus sponsor pada Sporting Gijon. Poves tidak pensiun karena cedera, dia mengaku meninggalkan sepak bola karena merasa olah raga tersebut telah dikuasai oleh uang ketika orang di sekeliling mereka sedang mengalami kesusahan. "Lebih banyak anda tahu tentang sepak bola, anda akan tahu bahwa itu semua hanya tentang uang, itu semua busuk dan menghilangkan antusias anda," kata Poves kepada harian Spanyol, ABC.
Baru-baru ini hal tersebut menjadi kenyataan di mana skandal judi mencuat di Serie A Italia. Benar-benar sesuai dengan apa yang dikatakan Javi Poves. Sepakbola telah dikuasai oleh uang. Bahkan skor pertandingan pun bisa diatur oleh uang.
Di samping itu, kita pun prihatin dengan budaya kekerasan yang menghantui dunia persepakbolaan Italia. Mungkin kita masih ingat Februari 2007, kejadian yang menewaskan seorang polisi bernama Filippo Raciti, 38, tewas terkena ledakan kembang api saat menjaga pertandingan Liga Seri-A antara Catania dan Palermo. Raciti merupakan korban ke 13 yang tewas di seputar stadion di Italia sejak 1962. Peristiwa terakhir terjadi pada 1995, saat seorang pendukung klub Genoa tewas ditikam, menjelang pertandingan menghadapi AC Milan.Pertandingan itu pun rusuh akibat perkelahian antar suporter. Kerusuhan yang terjadi setelah derby Sisilia antara Catania dan Palermo itu menyebabkan ratusan orang luka-luka. 

Dan kejadian April 2012 lalu di mana Ultras Genoa menuntut para pemain menanggalkan jersey mereka karena dinilai tidak layak memakainya. Peristiwa terjadi pada menit ke-53 ketika kerumuman suporter menghentikan pertandingan dengan melemparkan kembang api dan memanjat ke terowongan pemain.Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 4-1 yang diterima Genoa dari tamunya, Siena sempat terjadi skors pertandingan selama 40 menit menyusul marahnya Ultras (suporter garis keras) Genoa. Potret seperti ini juga ada di bangsa kita. Artinya budaya kekerasan sepertinya harus benar-benar diberangus dengan Undang Undang Olahraga yang mengikat kuat Klub Sepakbola dan Suporternya. Kita mendambakan tontonan sepakbola yang menarik dan kaya hiburan. bukan kaya akan adegan kekerasan dan suap menyuap menggunakan uang.

Saya terenyuh dengan lagu Maher Zain yang sarat akan makna persatuan. Uniti!!!. Makna solidaritas dan anti kekerasan. Sudah sepantasnya kita bergandengan tangan merangkul sesama penikmat sepakbola untuk menciptakan budaya anti kekerasan dan pengaturan skor. Lagu tersebut berjudul "Hold My Hand".



Meskipun saya tidak tahu dia penggemar sepakbola atau bukan, setidaknya lirik pada lagunya benar-benar menginspirasi saya tentang perlunya semangat bersatu.Semangat menghilangkan budaya kekerasan sesama kita. "We don't see that we keep hurting each other now, All we do is just fight" Mungkin kita tak menyadari hal ini buruk, namun budaya ini dapat mengganggu citra persepakbolaan Italia. "So I'm always gonna be your neighbor , We cannot hide, we can't deny, That we're always gonna be neighbors" Bahwa kita bertetangga, meski membela bendera klub berbeda. Kita sama-sama mencintai Sepakbola. Bersatulah para suporter, dan ciptakan kenyamanan. Murnikan kembali citra sepakbola yang fairplay! Kemudian saya mengambil bait terakhir : "So hold my hand
There are many ways to do it right ,Hold my hand, Turn around and see what have left behind, Hold my hand my friend, We can save the good spirit of me and you, For another chance, And let's pray for a beautiful world, A beautiful world I share with you"

A Beautiful World Of Football >>>>>> Forza FC Parma and Parmagiani Indonesia !!!

MENGINTIP CALON LAWAN BARU (1)

Finish di urutan ke-8 Musim 2011-2012 ditambah rekor baru 7 kemenangan beruntun adalah prestasi yang cukup membanggakan. Sementara nasib yang malang justru menimpa Novara, Cesena dan Lecce yang harus terdegradasi ke Serie B. Namun, musim depan menjadi tantangan bagi manajemen klub untuk mempertahankan torehan prestasi ini. Oleh karenanya, ada baiknya kita mengenal Calon Lawan baru di Serie A musim depan. Mereka adalah 2 klub peringkat teratas Serie B dan 1 klub hasil play off peringkat 3 s.d. 6 Serie B. Promosi dua klub Serie B sudah pasti didapat Pescara dan Torino, sedangkan laga play off baru memasuki tahap semifinal.

Delfino Pescara 1936

Adalah Klub yang baru 6 kali menjejakkan kakinya di Serie A. Terakhir di musim 1992-93 sebelum musim depan kembali mendapat kesempatan serupa. Raihan posisi pertama justru didapat di minggu-minggu jelang akhir musim. Pelatih asal Ceko, Zdenek Zeman yang sangat berpengalaman di Liga Italia berhasil menerapkan pola permainan menyerangnya. Pescara berhasil mencetak rekor gol kandang dengan membantai Vicenza 6-0 dan di tandang dengan membantai Padova 0-6. Beberapa bintang lapangannya adalah pemain pinjaman, seperti Ciro Immobile (Juventus), Moussa Kone (Atalanta) dan Lorenzo Insigne (Napoli). Pescara sempat terbenam di Lega Pro Prima Division. Mereka terdegradasi menyusul krisis keuangan. Musim 2007/08 hingga dua tahun kemudian, mereka berjuang dan akhirnya sang allenatore Eusebio Di Francesco membawa Pescara kembali ke Serie B. Tak pantang menyerah hingga menit akhir merupakan ciri khas permainan Pescara. Pencetak Gol terbanyak bagi Pescara di Liga musim lalu adalah Ciro Immobile dengan 28 Gol. Pemain pinjaman dari Juventus ini memang mendapat perhatian dari berbagai klub Eropa. Bintang lapangan lainnya adalah Marco Verratti yang merupakan pemain muda italia berusia 19 tahun, saat ini tengah diincar West Ham United.

Memakai formasi 4-3-3, Pescara menjadi kompetitor baru di Serie A. Berikut adalah starting line-upnya:
PESCARA (4-3-3): 
Anania
Zanon, Brosco, Capuano, Bocchetti
Kone, Verratti, Cascione
Sansovini, Immobile, Insigne
Allenatore: Zdenek Zeman.

Torino FC  

Memperoleh peringkat kedua di Serie B adalah hasil dari perjuangan berat bagi Torino. Mereka seringkail turun naik Serie A dan B. Mengingat kembali di musim 2004/05 mereka tertahan di Serie B karena krisis keuangan. Alhasil pemain-pemain terbaik mereka seperti Mudingayi, Acquafresca, Balzaretti, Comotto, Mantovani dan Quagliarella harus rela diterbangkan ke klub lain.

Musim depan kita dapat melihat kembali Derby della Molle yang akan mempertemukan Torino dengan rival sekotanya Juventus. Menambah koleksi Derby di Serie A musim depan.

Top Scorer Torino, Mirko Atenucci dan Rolando Bianchi adalah duet yang bukan hanya menjadi goal getter namun juga pengumpan yang baik. Di bawah asuhan Giampiero Ventura, pelatih berusia 64 tahun, Torino mampu menyamai poin Pescara. Namun kalah rekor head to head dan selisih goal dari Pescara. Torino sempat mencetak rekor gol kandang dengan memukul Gubbio 6-0. Musim depan mereka bisa menjadi tim kuda hitam mengingat pengalaman di Serie A terdahulu.  Berikut adalah Starting line-upnya:
TORINO FC(4-3-3): 
Gomis
 D'Ambrosio, Darmian, Pratali, Masiello
Iori, Suciu, De Feudis
Verdi, Antenucci, Sgrigna
Allenatore: Ventura.

Peringkat ketiga ditentukan lewat ajang Play Off peringkat 3 s.d. 6 yang dihuni oleh Sassuolo, Sampdoria, Varese dan Verona.

Di semifinal yang ditentukan secara agregat, Sampdoria berhadapan dengan Sassuolo dan Verona berhadapan dengan Varese. Untuk kemudian pemenang laga semifinal secara agregat, akan saling berhadapan untuk menentukan pemenang play off yang juga ditentukan secara agregat kandang dan tandang. Beberapa pekan ke depan kita akan tahu siapa yang mendampingi Pescara dan Torino. Siapa yang anda jagokan?

Published with Blogger-droid v2.0.4

TIM USIA MUDA MASA DEPAN PARMA

Keruntuhan dinasti Parmalat menjadi pelajaran berharga bagi Parma untuk membangkitkan kualitas tim sepakbolanya dari akar rumput. Adalah pemain usia muda yang harusnya menjadi pusat perhatian. Pengadaan kompetisi usia muda dan pengembangan sekolah sepakbola serta upgrade fasilitas olahraga di Collechio menjadi hal wajib untuk menjamin keberlanjutan tim terbaik Parma di masa depan. Tentunya kita sama-sama menginginkan jebolan tim muda Parma menjadi pemain ternama di dunia. Seperti pencapaian Gianluigi Buffon saat ini atau bahkan lebih baik darinya.

Beberapa pemain muda Parma saat ini patut dibanggakan karena berstatus sebagai pemain tim nasional negaranya masing-masing:


Danilo Pereira , 20 tahun, DM, membela timnas Portugal U20.

Rolf Feltscher, 21 tahun, RCB, membela timnas Venezuela.

Fabio Nunes, 19 tahun, FW, membela Portugal U20.

Godfred Adofo, 19 tahun, CM, membela Ghana U-20.

Bright Addae, 19 tahun, CM, membela Ghana.

Alberto Cerri , 16 tahun, FW, membela Italia U-17.

Mereka harus sering diturunkan sebagai starting line up dalam atmosfer kompetisi yang ketat agar pengalaman bermain mereka terasah dengan baik. Tak ada salahnya mempercayakan pada anak-anak muda ini satu tempat utama. Atau meminjamkannya ke Klub lain yang menggaransi mereka memperoleh posisi sebagai starter.

Fauzto Pizzi, kepala pelatih tim usia muda ( rata2 < 23 tahun ) mengatakan bahwa prospek pemain usia muda jebolan Parma cukup menjanjikan melihat talenta yang mereka punya, di mana mereka mampu bersaing dengan tim muda lain di beberapa turnamen baru-baru ini, termasuk di Turnamen Torneo Motori


Suatu saat kita akan melihat Parma menelurkan pemain-pemain terbaik layaknya Sporting Lisbon yang berhasil menelurkan Luis Figo dan Cristiano Ronaldo, megabintang Portugal dengan talenta yang luar biasa dan mampu menyuguhkan permainan terbaik yang memukau mata para penikmat sepakbola. Semoga harapan ini menjadi kenyataan. FORZA PARMA!

Published with Blogger-droid v2.0.4

Kamis, 31 Mei 2012

TIM MEDIS DAN MASALAH CEDERA


Cedera adalah hantu yang ditakuti oleh setiap pesepakbola internasional. Banyak contoh pemain sepakbola yang dikarenakan cedera pada saat bermain atau berlatih, harus pensiun dini dari persepakbolaan. Sebut saja Owen Hargreaves akibat cedera lutut, harus pensiun dini dari sepakbola. Begitu pun Sebastian Deisler yang harus pensiun di usia 27 tahun karena cedera ligamen, dan Marco Van Basten di usia 29 tahun. Cedera yang parah maupun ringan kadang turut mengganggu performa tim. Apalagi beberapa pemain penting harus cedera dalam waktu bersamaan.

Prof Dr. Roberto Delsignore dan Ghirardi

Hal ini menjadi pusat perhatian Parma, sehingga menyusun ulang Staf Medis di tahun 2011. Staf Medis Parma menjadi penanggungjawab tim dalam menentukan Fit ata Unfit nya seorang pemain, memeriksa kebugaran pemain, menentukan pola diet pemain, menjaga kebugaran,  menjalankan prosedur pengobatan dan pemulihan pemain yang terbelit cedera. Berikut adalah sebagian Tim Medis Parma


Prof. Dr.Roberto Delsignore dan Dr. Andrea D’Alessandro



1. Kepala staf medis : Profesor di bidang Kedokteran Olahraga, Prof. Dr.Roberto Delsignore
2. Dokter Utama, Koordinator Staf Medis : Dokter spesialis olahraga dan rehabilitasi, Dr. Andrea D’Alessandro.
3. Dokter Kedua : Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Kardiovaskular,  Dr. Rafaelle Ballini
4. Spesialis Kedokteran Fisik : Dr. Alberto Dardani dan Dr. Giuseppe Campo
5. Spesialis Bedah Ortopedi : Dr. Francesco Pogliacomi dan Dr. Salvatore Minnella
6. Pelatih Fitness : Giovanni Andreini dan Niccolo Prandelli (Bergabung sebagai Pelatih Fitnes yang diberangkatkan menyertai Tim Italia dalam EURO 2012)
7. Ahli Pijat : Corrado Gatti
8. Fisioterapis : Giorgio Balotta (Bergabung sebagai Fisioterapis yang diberangkatkan menyertai Tim Italia dalam EURO 2012) dan Andrea Zoppi
9. Terapis Rehabilitasi : Michele Toma


Dr. Andrea D'Alessandro
Beberapa Nama Pemain Parma yang pernah terbelit dengan mengalami Cedera:
1. Nicola Pavarini : Cedera Mata Kaki (7 hari), Masalah Punggung (7 hari)
2. Antonio Mirante : Cedera Otot Kaki (13 hari), Cedera Sendi Lutut (14 hari) dan Patah Jari tangan (2 bulan 4 hari)
3. Gabriel Paletta : Cedera betis (15 hari)
4. Stefano Morrone : Trauma Kepala (6 hari)
5. Danielle Galoppa : Operasi Lutut (3 bulan), Masalah otot (20 hari), Masalah Otot quadriseps (10 hari)

6. Sebastian Giovinco : Masalah Lutut kaki (3 bulan)
7. Rafaelle Palladino: Masalah Lutut (1 bulan), Masalah Otot kaki (2 bulan), Masalah mata kaki (2 bulan), Masalah pergelangan kaki (2 bulan). Merupakan pemain yang selama di Parma, paling sering cedera, sehingga jarang turun dalam laga Parma.
8. Sergio Floccari : Cedera siku (10 hari)
9. Jaime Valdes : Masalah selangkangan (6 hari)
10.Sotiris Ninis : Cedera Mata Kaki (1 bulan), Putusnya ligamen Cruciata (Ligamen di Lutut) selama 5 bulan, dan terakhir Patah tulang hidung selama 5 hari sebelum hijrah ke Parma.

Musim depan merupakan tantangan bagi Parma untuk menjaga kebugaran pemain dan menerapkan pelatihan fitnes dan teknik yang tepat untuk mencegah terjadinya cedera pemain. Pemain-pemain vital seperti Mirante, Giovinco dan Ninis yang seringkali menderita cedera berkepanjangan layak diberikan predikat 'aware' oleh para staf medis Parma. Moga-moga ke depan, cedera tidak lagi menjadi masalah yang menghantui pemain Parma.