Sabtu, 16 Juni 2012

MENYAMBUT MUSIM 2012-2013

KICK OFF SERIE A 2012-2013

Musim depan segera akan kita hadapi. Musim 2012-2013 telah ada di depan mata. Kompetisi Serie A Italia untuk musim 2012-2013 resmi telah diumumkan oleh pemegang otoritas tertinggi Liga Italia, Lega Calcio dimana kick-off akan dimulai pada 26 Agustus 2012 dan berakhir pada 19 Mei 2013.
Laga pembuka kompetisi Serie A Italia musim terbaru ini akan ditandai dengan pertemuan Juventus melawan Napoli untuk memperebutkan trofi Supercoppa Italia pada 19 Agustus mendatang. Seperti yang diketahui, laga Supercoppa Italia ini mempertemukan juara Serie A  bertemu dengan juara Coppa Italia, dimana juara Serie A musim 2011-2012 adalah Juventus dan juara Coppa Italia adalah Napoli.


MENYOROTI WAKIL PARMA DI EURO 2012, PERTANDINGAN KEDUA FASE GRUP

Pertandingan ketiga di  Grup A kali ini mempertemukan Yunani dan Republik Ceko. Yunani dengan bekal permainan yang tidak terlalu berkesan saat menahan imbang Polandia. Sedangkan Republik Ceko berbekal pembenahan total setelah dibantai Rusia 1-4. Kedua negara sama-sama wajib berjuang habis-habisan demi mendapat tiket lolos fase grup. Tidak heran jika Fernando Santos lebih memilih Salpingidis ketimbang Ninis untuk mengisi starting line up setelah mencetak gol penyeimbang kedudukan.

Akan tetapi, Ceko justru memperlihatkan permainan cepat di menit-menit awal dan memaksa Chalkias kaget melihat gawangnya kebobolan dua gol tanpa balas. Praktis penguasaan bola dipegang oleh Republik Ceko, sedangkan Yunani tanpa tembakan ke arah gawang. Serangan cepat dari second line merupakan strategi yang tak diduga Fernando Santos. Kawalan ketat terhadap Milan Baros jadi tak bermakna. Babak kedua pun berlanjut. Ninis tak kunjung diturunkan. Samaras tetap dipertahankan dan ditarik agak ke belakang, kemudian Gekas dimasukkan mengganti Fotakis untuk menambah daya gedor. Benar saja, keberuntungan kembali didapatkan pemain pengganti. Gekas memperkecil ketinggalan menjadi 1-2. Permainan Yunani berkembang di babak kedua setelah Fernando Santos memberikan instruksi peningkatan 'pressure' dan 'closing down'. Hingga menit akhir, setidaknya penampilan Ninis sangat baik di bangku cadangan...kali ini kita tidak dapat memberi penilaian. Sayang sekali.
Dribble          : -
Short Pass     : -
Long Pass      : -
Off The Ball   : -
Turn over       : -
Speed            : -
Positioning      : -
Meski peluang Yunani sangat kecil untuk lolos fase grup, namun patut ditunggu penampilannya apabila diturunkan melawan Rusia.


Begitu pun Giovinco, nasibnya lebih baik ketimbang ninis karena mendapat kesempatan bermain saat Italia melawan Kroasia. Diturunkan di menit ke-83 ia langsung membuat repot pertahanan Kroasia. Akselerasinya di sisi kiri Kroasia masih bisa dijinakkan oleh tackle Schildenfeld. Kemudian di menit ke-86, penetrasinya di sayap kiri Kroasia memaksa Schildenfeld menjatuhkannya dan wasit pun mengganjarnya dengan kartu kuning. Di menit ke-92 hampir saja Giovinco mampu melakukan tendangan voli menyambut umpan Marchisio, namun justru Montolivo menyerobot peluang itu. Berikut penampilan Giovinco pada pertandingan kali ini:
Dribble          : 6
Short Pass     : 6,5
Long Pass      : 6
Off The Ball   : 6,5
Turn over       : 6,5
Speed            : 6,5
Positioning      : 6,5
Partai melawan Irlandia Utara adalah perjuangan hidup mati Italia di fase grup. Semoga Giovinco dipercaya menjadi starter.

Published with Blogger-droid v2.0.4

Senin, 11 Juni 2012

MENGINTIP CALON LAWAN BARU (2)

Gemuruh gegap gempita Piala Benua Biru 2012 telah dimulai. Negara-negara yang sarat talenta sepakbola beradu taktik dan kemampuan memenangkan pertandingan. Ada dua wakil Parma di sana , yaitu Sebastian Giovinco dari italia dan Sotiris Ninis dari Yunani. Sangat ditunggu aksi kedua bintang tersebut mengangkat timnya masing-masing untuk lolos dari fase grup. Sementara itu, di ajang Play off Serie B untuk menentukan wakil ketiganya yang akan berlaga di Serie A musim depan akhirnya telah selesai. 

Sampdoria mendapat promosi kembali ke Serie A pada Sabtu malam dengan kemenangan 1-0 dari Varese, sehingga mengamankan kemenangan agregat 4-2. Nicola Pozzi adalah pahlawan untuk Sampdoria

Kalah 3-2 di leg pertama pada pertengahan pekan, Varese tahu bahwa kemenangan adalah kunci yang dapat mengirim mereka untuk memaksakan tiebreak.Namun tim tuan rumah tidak bisa menemukan jalan untuk mencetak gol di Stadion Franco Ossola, dan akhirnya pada menit 91 ketika Nicola Pozzi mencetak satu-satunya gol..
Varese baru kembali ke Serie B pada tahun 2010. Mereka juga mencapai play-off musim lalu namun kalah dari Padova di semi-final.

Pelatih
Sampdoria, Giuseppe Iachini mendedikasikan promosi yang diraih timnya untuk para penggemar , setelah hanya satu musim di Serie B."Ini belum pernah terjadi sebelumnya bahwa tim yang menempati posisi keenam dapat memenangi play-off,'' kata Iachini di website resmi klub." Saya sangat senang untuk fans kami, karena itu memberi kita kepuasan yang indah untuk membalikkan situasi sulit .''

Sampdoria bergabung Pescara dan Torino dalam mendapatkan promosi ke Serie A.

Sampdoria adalah tim terakhir dari Serie B yang memperoleh tiket lolos ke Serie A musim depan. Dua klub lainnya adalah Pescara dan Torino. Kedu profil klub tersebut dapat anda baca di postingan sebelumnya berjudul "MENGINTIP CALON LAWAN BARU (1)".  

UC Sampdoria adalah nama tim sepak bola Italia yang berbasis di Genova, Italia. Klub ini berdiri tahun 1946. Sadion ini bermarkas di Stadion Luigi Ferraris. Sampdoria merupakan salah satu klub termuda di Italia. Prestasi yang telah ditorehnya adalah 1 Liga Italia, 1 Piala Winners, 4 Piala Italia dan 1 Piala Super Italia.

Di musim 2010/2011, Sampdoria terdegradasi di Serie B setelah kekalahan menyakitkan lawan Palermo di kandangnya. Namun hanya satu musim berselang, Sampdoria mampu peroleh tiket playoff untuk kembali berlaga di Serie A. Nicola Pozzi menjadi striker tersubur di Sampdoria dengan 16 golnya di pentas Serie B dan gol penentunya di Play off. Tiga pemain Parma yang dipinjam oleh Sampdoria yaitu Andrea Rispoli, Graziano Pelle, dan Paolo Castellini juga memiliki andil memperkuat daya serang dan bertahan tim. Andrea Rispoli menjadi andalan starting line up lini belakang Sampdoria. Pelle bergantian dengan Nicola Pozzi mengisi barisan penyerang dan membukukan 4 gol. Castellini pun menjadi sayap kiri pertahanan Sampdoria.
Terlepas dari semua itu, mental juara benar-benar diperlihatkan tim asuhan Iachini. Meskipun berada di urutan klub terakhir yang berhak atas kesempatan playoff, namun Sampdoria membuktikan mereka mampu meraih target kembali ke Serie A. 
Formasi (4-4-2):
Romero
Rispoli    Rossini   Costa   Gastaldello
Renan     Munari     Obiang      Foggia
Eder      Pozzi

All. Iachini

MENYOROTI WAKIL PARMA DI EURO 2012

Laporan Pertandingan EURO 2012 yang dijalani dua orang wakil Parma:

1. Sotiris Ninis.





Tampil sebagai starting line up Yunani berkostum dengan nomor punggung 18, Ninis menatap tim tuan rumah Polandia dengan optimisme. Menempati posisi Penyerang Kanan, Ninis memulai pertandingan dengan pergerakan tanpa bola yang sangat baik. Dimulai di menit ke-22 dengan pressing ketat terhadap pemain tengah Polandia, Murawski, Ninis melakukan tackling keras. Kemudian berkali-kali turun naik menyusuri sisi kanan, setelah melakukan first touch, Ninis mendapat peluang dengan melewati Boenisch di  menit ke-27 namun harus diganjal dari belakang sedikit di luar daerah penalti. Kemudian berlanjut skema set piece, namun crossing Ninis tak menemui sasaran. Polandia menang dalam penguasaan bola. Peluang kembali datang saat tendangan sudut di menit ke-40 namun usaha Ninis masih dapat digagalkan Polanski. Satu umpan dari tendangan sudut disusul dua crossing di sisi kiri gawang Polandia juga tidak menampakkan hasil di menit ke-43. Di babak kedua, Dimitrios Salpingidis masuk menggantikan Sotiris Ninis. Dan akhirnya membuat gol. Yunani masih memiliki peluang karena menahan imbang Polandia , dan pada tanggal 12 Juni akan menghadapi Republik Ceko. Semoga penampilan Ninis semakin baik lagi.
Dribble          : 6
Short Pass     : 7
Long Pass      : 6,5
Off The Ball   : 6
Turn over       : 6,5
Speed            : 6,5
Positioning      : 7

2. Sebastian Giovinco.





Tampil membela italia di grup C, Giovinco memakai kostum bernomor punggung 20 dan harus duduk di bangku cadangan. Hingga menit ke-65 tibalah giliran Giovinco masuk menggantikan Cassano yang tampak kelelahan. Ia harus melakukan pergerakan tanpa bola dan turun jauh ke belakang. Sempat melakukan tackling bersih di menit ke-70 terhadap Busquet sehingga menghasilkan peluang serangan balik, namun Marchisio kurang sigap. Menit ke-77 umpan matang kepada Di Natale masih disambut dengan tendangan voli yang melenceng. Pergerakan tanpa bola Giovinco benar-benar merepotkan barisan pertahanan Spanyol, sehingga Arbeloa harus menjatuhkannya dan mendapat kartu kuning di menit ke-83. Giovinco sebagai ujung tombak tidak mendapatkan umpan yang akurat bahkan harus berjuang mengambil bola dari lawan. Duel ini juga diakhiri dengan hasil imbang 1-1. Berikutnya di tanggal 14 Juni, Italia akan menghadapi sepakbola menyerang milik Kroasia. Semoga Giovinco dimasukkan lebih awal sehingga mampu menunjukkan performa terbaiknya.
Dribble          : 6,5
Short Pass     : 7
Long Pass      : 7
Off The Ball   : 6,5
Turn over       : 6,5
Speed            : 6,5
Positioning      : 7

Published with Blogger-droid v2.0.4

Jumat, 08 Juni 2012

NOSTALGIA 15 PEMAIN BINTANG PARMA DI ERA PARMALAT

Siapapun setuju bahwa nostalgia dapat membawa inspirasi, motivasi, kegembiraan dan sensasi mendalam bagi kita. Kali ini kami mengajak para pembaca untuk bernostalgia di masa indah kebangkitan Parma di era 90-an. Saat itu Parma mulai menjejakkan kaki di Serie A. Dalam jangka waktu setahun Parma mulai menunjukkan geliatnya di Italia dan Eropa. Hal ini tak lepas dari Sponsorship Parmalat yang mendukung finansial klub dan menguasai 98% saham Parma. Beberapa pemain hebat direkrut dan menjadi bagian inti bagi kesuksesan tim. Tak pelak Parma mendapat julukan 'Fenomena' tahun 90-an. Kami dengan bangga mempersembahkan 15 pemain bintang di era Parmalat ulasan dari Jurnalist York City, Rob Guest. Inilah mereka semua:

1. Lorenzo Minotti

Minotti adalah pemain kunci lini belakang Parma yang mulai membela Parma di Musim 1987 hingga 1996. Ia menjadi saksi perjuangan Parma di Serie B sampai merajai Eropa dalam waktu yang singkat.  Minotti yang ditransfer dari klub Cesena, adalah pemain berdaya adaptasi tinggi terhadap pola permainan musuh, disiplin dan memiliki skill sliding tackle yang diwaspadai pemain lawan. Ia bergabung dengan Parma dan memperoleh ban kapten di lengannya. Penampilannya sangat dominan dan akan selalu diingat saat ia membantu Parma pertama kalinya memenangi kejuaraan Eropa, Winners Cup European Cup di tahun 1993. Kala itu Stadion Wembley menjadi saksi mata saat golnya membuat Parma unggul 3-1 atas Royal Antwerp di laga final. Ia pun meraih tiket membela Tim nasional Italia dan kembali berhasil memenangkan Piala UEFA bersama Parma sebelum akhirnya pindah ke Cagliari. Minotti adalah bagian dari tinta emas sejarah Parma.


Selasa, 05 Juni 2012

KABAR TRANSFER PARMA (5)

Sportsbooks24.net menjadi penyedia informasi terupdate mengenai bursa transfer Parma. Mereka menyertakan persentase pemain berdasarkan kemungkinan pemain tersebut merapat ke Parma. Informasi inilah yang menjadi sumber kami menyebarluaskannya kepada para penggemar Parma di Indonesia. Update transfer pemain ini dimulai pukul 21.00 hingga keesokan harinya. Terima kasih kepada Sportbooks24.net yang telah memberi kita informasi berharga agar tetap merasa dekat dengan perkembangan terkini klub kesayangan kita, Parma.

Sebagian besar pemain Parma yang akan kembali dari masa pinjaman, baru akan datang pada 1 Juli 2012, karena masa pinjaman mereka berakhir pada 30 Juni 2012. Akan tetapi Parma telah memberi sinyal bahwa beberapa pemain yang telah dipinjamkan akan memperkuat tim senior Parma musim depan. Kemudian beberapa pemain yang telah resmi menandatangani kontrak dengan Parma juga baru tiba secara resmi 1 Juli 2012. 

Sementara ini kami dapat menyimpulkan Pemain Resmi Parma Per 4 Juni 2012

Kiper:                                                            
1.Alberto Gallinetta, 20 tahun GK
2. Antonio Mirante, 28 tahun GK
3. Nicola Pavarini,  38 tahun GK
4. Stefano Russo, 23 tahun GK
5. Mirko Pigliacelli, 19 tahun GK
6. Pavol Bajza, 20 tahun GK

Bek:
1. Rolf Feltscher, 21 tahun  C-RB
2. M. Gobbi, 31 tahun LWB
3. A.Lucarelli, 34 tahun C-LB
4. Gabrielle Paletta, 26 tahun CB
5. Andrea Rispoli , 23 tahun RB, RWB, C-RB
6. Stefan Ristovski, 20 tahun RB, C-RB
7. Rafaelle Schiavi, 26 tahun CB
8. Christian Zaccardo, 30 tahun RB, RWB, C-RB
9. Emilio MacEachen, 20 tahun CB
10.Fabiano Santacroce, 25 tahun CB
11.Mario Rui, 20 tahun LWB
12.Paolo Castellini, 33 tahun, LWB 

Pemain Tengah:
1. Danilo Pereira, 20 tahun DM (akan dipinjamkan ke Sporting Lisbon)
2. Alessandro De Vitis, 20 tahun CM
3. Niccolo Galli, 23 tahun CM, RM
4. Danielle Galloppa, 26 tahun DM
5. Abderrazak Jadid, 28 tahun CM,
6. Francesco Modesto,30 tahun LM,LAM
7. Stefano Morrone, 33 tahun CM, DM
8. Nwankwo Obiorah, 20 tahun CM, DM (akan dipinjamkan ke Novara)
9. Francesco Valiani, 31 tahun RM, CM
10.Ze Eduardo, 20 tahun CM, DM
11.Sotiris Ninis, 22 tahun RM, AM
12.Jaime Valdes, 31 tahun LM, CM
13.Jonathan Biabiany, 24 tahun RM ,RWF
14.Omar El Kaddouri, 21 tahun CM
15.Alvaro Ampuero, 19 tahun LM
16.Marco Marchionni, 31 tahun RM
17.Lorenzo Crisetig, 19 tahun, CM

Penyerang:
1. Sebastian Giovinco, 25 tahun, AM, SS
2. Rafaelle Palladino, 28 tahun LWF
3. Graziano Pellè, 26 tahun CF
4. Fernando Marques, 27 tahun RWF
5. Nicola Sansone , 20 tahun LWF
6. Gonzalo Mastriani, 20 tahun, CF
7. Daniel Ciofani, 26 tahun, CF


Senin, 04 Juni 2012

KABAR TRANSFER PARMA (4)


Marco Zambelli
Bursa transfer yang masih akan dibuka hingga 31 Agustus atau sekitar 2 bulan lagi memberikan keleluasaan bagi Parma untuk terus melakukan negosiasi terhadap pemain-pemain yang dianggap sesuai dengan gaya permainan tim saat ini. Jikalau tidak ada perubahan formasi yang digunakan oleh Mr. Donadoni, maka Parma tetap akan memakai 3-5-2 nya. Melihat amunisi musim ini yang sebagian dari jumlah pemain merupakan pemain pinjaman, maka kebijakan menarik kembali pemain yang telah dipinjamkan adalah strategi yang cukup tepat dilakukan. Selain itu tentunya menyiapkan pembelian pemain yang dinilai bisa menggantikan pos-pos yang ditinggalkan. 

Marco sau
Kali ini kabar ketertarikan manajemen Parma mencari Center Back di posisi kanan. Dan pilihan mengarah pada Kapten Brescia, berusia 26 tahun, dia adalah Marco Zambelli. Postur 180 cm menjadikannya cukup tangguh di sektor belakang Brescia. Dari 168 kali penampilannya bersama Brescia, ia hanya semusim mencicipi Serie A. Namun saat diwawancarai tuttomercatoweb, Pria kelahiran Gavardo ini menyatakan kecintaannya pada Brescia dan kebanggaannya adalah membawa Brescia menuju jenjang tertinggi. Hal itu berarti , meskipun kontraknya akan segera berakhir, harapannya adalah tetap membela Brescia. 

Calvano
Marco Sau (24 tahun), sang pencetak 21 Gol dari 36 Pertandingan yang dimainkannya bersama Juve Stabia, menarik perhatian manajemen Parma. Pemain yang masih berstatus milik Cagliari ini telah dipinjamkan ke lima klub Italia yang berbeda di tiap musimnya. Ia berposisi sebagai striker, bertinggi badan 171 cm. Mengingat postur dan posisinya, kemungkinan pemain ini ditargetkan menempati pos second striker yang bakal kosong bila Giovinco jadi dibeli oleh klub lain.


Abero
Satu lagi pemain muda yang didekati oleh Parma untuk bermain di musim depan. Ia adalah Simone Calvano (18 tahun), produk AC Milan yang berpostur 182 cm dan berposisi sebagai midfielder. Debut seniornya adalah ketika Milan menghempaskan Lazio 3-1 di Perempatfinal Coppa Italia lalu. saat ini ia masih memperkuat Primavera Milan.
Rumor baru juga datang dari Gazetto dello Sport yang mengabarkan bahwa Parma sedang mengamati gelandang kiri Nacional Montevidio, Mathias Abero (22 tahun). Pemain berpostur 184 cm ini akan sangat ideal bagi formasi Donadoni, karena ia dapat bermain sebagai wing back kiri sama baiknya dengan posisi gelandang kiri. Satu-satunya permasalahan adalah status non-EU yang ia miliki yang dapat menjadi penghalang kesuksesan negosiasi.

Minggu, 03 Juni 2012

PROFIL SOTIRIS NINIS THE RISING STAR

Sotiris Ninis adalah pemain berkebangsaan Albania-Yunani. Ia lahir di Himara, Albania, 3 April 1990 (22 tahun). Posturnya tidak terlalu besar. Tinggi badannya 173 cm dengan Berat 69 Kg. Ia tergabung di Gianni Pathiakaki Academy of Football saat berumur 10 tahun. Kemudian Apollon Smyrnis, Akademi Sepakbola ternama di Yunani , mencium bakatnya  dan mengajaknya bergabung saat berumur 11 tahun. Ia sempat berlatih selama 2 tahun di sana. Semua pelatihnya kagum atas bakat yang dimiliki Ninis. Akhirnya di saat berusia 13 tahun, ia bergabung dengan tim muda Panathinaikos. Pelatih tim muda Panathinaikos menilai Ninis akan menjadi bintang di masa depan mengingat skillnya yang mumpuni. Dalam profil FIFA , ia diklaim memiliki visi permainan yang hebat, dengan pergerakan yang tak bisa ditebak. Kecepatan yang meledak-ledak. Dan jangkauan tendangan jarak jauh yang 'menakutkan'. Sejak kecil ia selalu menempati posisi sebagai pemain tengah atau dapat juga berposisi sebagai gelandang kanan. 

Setelah mengasah pengalaman di tim muda Panathinaikos, akhirnya pada 22 Desember 2006 (saat berumur 16 tahun) ia dikontrak tim senior Panathinaikos untuk 5 tahun. Selang 2 minggu kemudian saat usianya belum mencapai 17 tahun, Victor Munoz sang arsitek Panathinaikos memberinya tempat di tim utama. Kepercayaan pelatih dibayar dengan penampilan apik sehingga pertandingan versus Egaleo pada 7 Januari 2007 di Olympic Stadium menjadi saksi penganugerahan Most Valuable Player of Matchdaynya. Selanjutnya ia menjadi topik pembicaraan di seluruh Yunani. Talenta baru telah lahir di Panathinaikos. Tak berapa lama setelah pencapaian tersebut, pelatih timnas U-21 Albania memanggilnya untuk memperkuat tim utama negeri kelahirannya itu. Namun pada Februari 2007 ia secara resmi menolak panggilan timnas tersebut dengan alasan ingin mengembangkan karir di

Sabtu, 02 Juni 2012

KABAR TRANSFER PARMA (3)

Bursa transfer Liga Italia Serie A semakin menghangat di tengah isu Calcioscommesse yang santer. Begitu pun manajemen Parma yang tengah membidik beberapa pemain untuk menempati pos-pos penting di musim depan . Berikut adalah detail yang kami kumpulkan hingga awal Juni:

Facundo Parra
Adalah Facundo Parra, pemain Argentina berusia 26 tahun yang saat ini memperkuat Independiente, menjadi bidikan Parma selanjutnya. Setelah Jeremy Perbet yang tenggat waktu negosiasinya hanya tinggal satu minggu lagi dan belum juga menemui kesepakatan. Facundo Parra merupakan penyerang yang cukup menjanjikan, dengan tinggi badan 184 cm ia telah mencetak 23 gol dari 78 kali penampilannya bersama Independiente. Meskipun bukan rekor yang fantastis, namun dengan gaya permainan Parma saat ini, Manajemen menganggapnya pantas dibeli. Parma telah menawarkan harga 1,5 juta euro untuk mendapatkannya. 

Juan Jesus
Setelah sukses dengan peminjaman Jonathan dari inter Milan musim lalu, kali ini Parma dikabarkan akan meminjam satu lagi pemain Inter Milan. Dia adalah Juan Jesus. Pemain Brazil berusia 20 tahun dan bertinggi badan 186 cm yang berposisi sebagai bek tengah ini memang terancam tidak mendapat tempat setelah Inter Milan berencana membeli Julian Velazquez dari Independiente.



Emmanuel Baffour
Parma kembali menyatakan ketertarikan terhadap Striker Ghana Emmanuel Baffour, berusia 23 tahun, yang telah mencetak 21 goal di Liga Primera Ghana bersama klub New Edubiase United. Striker berpostur 182 cm menjadi top skorer liga Ghana  dan pernah dipanggil ke tim nasional Ghana di tahun 2010. Dilihat dari performanya, pemain ni cukup menjanjikan, mengingat pemain Ghana lainnya yaitu Mariga dan Addae tidak kesulitan beradaptasi di Italia.Parma harus bersaing dengan Sevilla, Genk, Bolton, Standar Liege dan Bursaspor.
 
Luca Rigoni
Nama baru pemain bidikan untuk lini tengah Parma, Luca  Rigoni (27) yang saat ini bermain untuk Chievo, Menurut rumor yang dilaporkan oleh Tuttomercatoweb.com, mantan pesepakbola Vicenza ini dibidik juga oleh Torino, yang baru promosi ke Serie A dan Fiorentina. Luca Rigoni saat ii masih terikat kontrak hingga 2015 dengan Chievo. Pemain bertinggi 185 cm ini kemungkinan akan diplot sebagai pelapis Galoppa di lini tengah Parma. Menurut Gazzetta dello Sport kemarin, Parma mengajukan penawaran membeli Jaime Valdes (31) (dari Sporting Lisbon) dan tenggat waktu negosiasi transfer hampir habis bagi striker Jeremy Perbet (27): minggu depan akan diadakan pertemuan antara Parma, Monaco dan Mons . Sementara itu Gonzalo Mastriani dan Alvaro Ampuero yang telah disebutkan di info Calciomercato sebelumnya, dikatakan telah berhasil mencapai kesepakatan harga. Namun belum ada publikasi resmi berapa besarannya.
Stefanos Kapino
Tidak berhenti minat Parma  terhadap Penjaga Gawang, kali ini Parma serius mengadakan penjajakan dengan Kiper muda Panathinaikos yang juga membela Yunani-U19, Stefanos Kapino. Parma mengutus pencari bakat untuk mengamati penampilannya di Yunani-U19 vs Denmark U-19.

Pertemuan di Paris membahas kemungkinan transfer Giovinco (25) dan Borini (21) antara Ancelotti dan Leonardi, berujung pada keputusan PSG menawarkan 35 juta euro untuk separuh hak milik kedua pemain tersebut. Parma mempertimbangkan negosiasi dan akan mengambil keputusan paling cepat pekan depan atau sesudah Euro 2012. Selanjutnya pihak PSG akan bertemu dengan Juventus dan Roma untuk bernegosiasi terhadap separuh hak milik sisanya.

Cristian Cueva
Pietro Leonardi dan Antonello Preiti sebagai manajer Parma tengah berada di Amerika Selatan, mereka saat ini sedang mengamati pemain muda Peru, Cristian Cueva (20). Pemain bertinggi badan 169 cm dengan gaya permainan atraktif yang saat ini berposisi sebagai gelandang tengah Universidad San Martin, juga diincar oleh Udinese dan Catania.

Marco Parolo (27) pemain Italia yang saat ini membela Cesena, berdasarkan Gazetta dello Sport, sedang diincar oleh Parma. Akhir pekan ini utusan dari Parma akan berkunjung ke Cesena dan bertemu dengan pemain ini. Pemain bertinggi 186 cm dengan keistimewaan dapat menggunakan kedua kaki sama baiknya ini, sukses menyuguhkan penampilan yang konsisten sepanjang musim.

Stefan Ristovski
Beberapa pemain yang dipinjamkan ke klub lain menunjukkan perkembangan yang signifikan. Di antaranya adalah Stefan Ristovski (20), Bek kanan kelahiran Macedonia yang menjadi bentang kokoh di Frosinone. Ia dinilai bermain penuh determinasi, sehingga membawa Frosinone bertahan di Prima Divisione-B Italia. Musim depan diperkirakan ia akan kembali ke Serie A karena Parma akan menarik kembali ia dari Frosinone. Begitupun Gianluca Lapadula (22) dan Alessandro de Vitis (20) yang berposisi sebagai pemain tengah. Masing-masing telah dipinjamkan di San Marino dan Modena dan menyuguhkan penampilan apik di sana.



Nicolas Lodeiro (23), pemain berkebangsaan Uruguay berpostur 173 cm yang berposisi sebagai pemain tengah Ajax Amsterdam tengah didekati Parma. Selain Parma, Chievo dan Udinese juga mendekatinya.

Lodei
Pagi tadi manajemen Parma menyatakan tidak akan menjual Gabriel Paletta ke klub manapun karena merupakan bagian vital dalam peroleh sukses musim lalu. Setelah menolak 8 juta euro dari Stuttgart, manajemen berpendapat bahwa sulit mencari sosok pengganti Paletta.

Geliat bursa transfer yang berubah-ubah dan menyajikan kejutan, cukup menarik kita ikuti. Semoga pekan depan kita mendengar bahwa berita ini bukan hanya sekedar rumor, namun menjadi kenyataan.

Semoga musim depan kita melihat Pasukan Parma yang lebih hebat dari musim ini. Forza Parma!!!