Jumat, 01 Juni 2012

BEAUTIFUL FOOTBALL ?

Selamat Sore para fans Parma Indonesia! Apa kabar anda hari ini? Semoga sehat dan dapat berfikir dengan baik. Karena kemerdekaan berfikir adalah hak asasi manusia. Apa yang kita fikirkan adalah rahasia kita dan tuhan. Ia bersentuhan langsung dengan privelege setiap orang. 
Dari berbagai kejadian yang menimpa dunia sepakbola, mungkin kita tidak boleh lupa bahwa ada satu kejadian yang membuat saya berfikir panjang. 

Berita itu terjadi pada awal Agustus 2011 di mana Pemain Sporting Gijon berusia 24 tahun, Javi Poves, secara mengejutkan mengumumkan pensiun dini dan meninggalkan dunia sepak bola. Tak hanya pensiun, Poves juga mengembalikan gaji dan kunci mobil yang diterimanya sebagai bonus sponsor pada Sporting Gijon. Poves tidak pensiun karena cedera, dia mengaku meninggalkan sepak bola karena merasa olah raga tersebut telah dikuasai oleh uang ketika orang di sekeliling mereka sedang mengalami kesusahan. "Lebih banyak anda tahu tentang sepak bola, anda akan tahu bahwa itu semua hanya tentang uang, itu semua busuk dan menghilangkan antusias anda," kata Poves kepada harian Spanyol, ABC.
Baru-baru ini hal tersebut menjadi kenyataan di mana skandal judi mencuat di Serie A Italia. Benar-benar sesuai dengan apa yang dikatakan Javi Poves. Sepakbola telah dikuasai oleh uang. Bahkan skor pertandingan pun bisa diatur oleh uang.
Di samping itu, kita pun prihatin dengan budaya kekerasan yang menghantui dunia persepakbolaan Italia. Mungkin kita masih ingat Februari 2007, kejadian yang menewaskan seorang polisi bernama Filippo Raciti, 38, tewas terkena ledakan kembang api saat menjaga pertandingan Liga Seri-A antara Catania dan Palermo. Raciti merupakan korban ke 13 yang tewas di seputar stadion di Italia sejak 1962. Peristiwa terakhir terjadi pada 1995, saat seorang pendukung klub Genoa tewas ditikam, menjelang pertandingan menghadapi AC Milan.Pertandingan itu pun rusuh akibat perkelahian antar suporter. Kerusuhan yang terjadi setelah derby Sisilia antara Catania dan Palermo itu menyebabkan ratusan orang luka-luka. 

Dan kejadian April 2012 lalu di mana Ultras Genoa menuntut para pemain menanggalkan jersey mereka karena dinilai tidak layak memakainya. Peristiwa terjadi pada menit ke-53 ketika kerumuman suporter menghentikan pertandingan dengan melemparkan kembang api dan memanjat ke terowongan pemain.Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 4-1 yang diterima Genoa dari tamunya, Siena sempat terjadi skors pertandingan selama 40 menit menyusul marahnya Ultras (suporter garis keras) Genoa. Potret seperti ini juga ada di bangsa kita. Artinya budaya kekerasan sepertinya harus benar-benar diberangus dengan Undang Undang Olahraga yang mengikat kuat Klub Sepakbola dan Suporternya. Kita mendambakan tontonan sepakbola yang menarik dan kaya hiburan. bukan kaya akan adegan kekerasan dan suap menyuap menggunakan uang.

Saya terenyuh dengan lagu Maher Zain yang sarat akan makna persatuan. Uniti!!!. Makna solidaritas dan anti kekerasan. Sudah sepantasnya kita bergandengan tangan merangkul sesama penikmat sepakbola untuk menciptakan budaya anti kekerasan dan pengaturan skor. Lagu tersebut berjudul "Hold My Hand".



Meskipun saya tidak tahu dia penggemar sepakbola atau bukan, setidaknya lirik pada lagunya benar-benar menginspirasi saya tentang perlunya semangat bersatu.Semangat menghilangkan budaya kekerasan sesama kita. "We don't see that we keep hurting each other now, All we do is just fight" Mungkin kita tak menyadari hal ini buruk, namun budaya ini dapat mengganggu citra persepakbolaan Italia. "So I'm always gonna be your neighbor , We cannot hide, we can't deny, That we're always gonna be neighbors" Bahwa kita bertetangga, meski membela bendera klub berbeda. Kita sama-sama mencintai Sepakbola. Bersatulah para suporter, dan ciptakan kenyamanan. Murnikan kembali citra sepakbola yang fairplay! Kemudian saya mengambil bait terakhir : "So hold my hand
There are many ways to do it right ,Hold my hand, Turn around and see what have left behind, Hold my hand my friend, We can save the good spirit of me and you, For another chance, And let's pray for a beautiful world, A beautiful world I share with you"

A Beautiful World Of Football >>>>>> Forza FC Parma and Parmagiani Indonesia !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar